Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak di Dekat Level Terendahnya dalam Tujuh Minggu di Tengah Kekhawatiran atas Pasokan dan Tiongkok
Monday, 18 November 2024 19:02 WIB | OIL |Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil

Harga minyak naik tipis tetapi tetap berada di dekat level terendahnya dalam hampir tujuh minggu di tengah kekhawatiran tentang kelebihan pasokan dan melemahnya permintaan Tiongkok.

Harga acuan global Brent naik tipis, setelah sebelumnya turun ke level terendah sejak awal Oktober, meskipun terus diperdagangkan di bawah $72 per barel setelah jatuh minggu lalu.

Penjualan minyak mentah Angola yang lebih lambat dari biasanya merupakan sinyal terbaru dari melemahnya permintaan Tiongkok, dan Badan Energi Internasional telah memperingatkan bahwa pasar minyak global menghadapi surplus yang cukup besar tahun depan.

Harga minyak telah berfluktuasi antara naik dan turun dalam beberapa minggu terakhir, dengan permusuhan di Timur Tengah terkadang menimbulkan kekhawatiran akan eskalasi dan potensi gangguan pasokan. Sementara itu, penguatan dolar AS juga menekan harga lebih rendah, dengan Indeks Spot Dolar Bloomberg naik ke level tertinggi dalam hampir dua tahun minggu lalu. "Harga minyak mentah terus terbebani oleh kekhawatiran permintaan Tiongkok dan pasokan global yang melimpah hingga 2025, setelah OPEC dan IEA menurunkan perkiraan permintaan mereka," kata Saxo Bank A/S dalam sebuah catatan.

Dalam indikasi lain dari permintaan yang lebih lemah, dua kontrak berjangka terdekat untuk minyak mentah West Texas Intermediate hanya beberapa sen lagi dari berbalik untuk pertama kalinya sejak Februari ke dalam struktur contango yang bearish ” di mana kontrak bulan depan lebih murah daripada kontrak yang lebih jauh. Yang disebut prompt spread diperdagangkan pada premi yang sempit, yaitu 2 sen pada hari Senin sebelumnya.

Brent untuk penyelesaian Januari naik 0,5% menjadi $71,43 per barel pada pukul 11:43 pagi di London.

WTI untuk pengiriman Desember naik 0,4% menjadi $67,29.(mrv)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS